SEPATAH KATA ►►Selamat Datang DiBlog resmi Yayasan Al-Inganah Pondok Pesantren AL-Hilal Kota Banjar

.

.

Rabu, 18 Mei 2016

RADIKALISME MENURUT PANDANGAN ISLAM


BULETIN TEROPONG SANTRI 
PONDOK PESANTREN AL-HILAL
EDISI PERDANA/ Senin 1 Februari/2016 M/ 21  Robiul akhir/ 1437 H
PANDANGAN ISLAM TENTANG GERAKAN RADIKALISME



Assalamu'alaikum Wr.wb

Rasulullah Saw bersabda:
“Akan muncul di akhir masa ini nanti sekelompok orang yang umurnya masih muda-muda dan lemah akalnya. Apa yang mereka ucapkan adalah perkataan manusia yang terbaik. Mereka suka membaca al-Qur’an akan tetapi bacaan
mereka tidak sampai melewati pangkal tenggorokan mereka. Mereka melesat dari agama seperti halnya anak panah yang melesat dari sasaran bidiknya. Apabila kalian menjumpai mereka maka bunuhlah mereka. Karena sesungguhnya dengan terbunuhnya mereka maka orang yang membunuhnya itu akan mendapat pahala di sisi Allah pada hari kiamat kelak.”
 (HR. Bukhari dan Muslim).
Radikalisme adalah gerakan yang berpandangan kolot dan sering menggunakan kekerasan dalam mengajarkan keyakinan mereka[4]. Sementara Islam merupakan agama perdamaian yang mengajarkan sikap berdamai dan mencari perdamaian. Islam tidak pernah membenarkan praktek penggunaan kekerasan dalam menyebarkan agama, paham keagamaan serta paham politik.
Disini cukup jelas bahwa Islam sangat melarang terhadap RADIKALISME, karna Radikalisme adalah transformasi dari sikap pasif atau aktivisme kepada sikap yang lebih radikal, revolusioner, ekstremis, atau militan. Sementara istilah “Radikal” biasanya dihubungkan dengan gerakan-gerakan ekstrem kiri, “Radikalisasi” tidak membuat perbedaan seperti itu.SERUAN ISLAM PADA SIKAP MODERAT(WASATHIYAH) DAN PERINGATANNYA TERHADAP RADIKALISME ISLAM adalah sebuah manhaj yang moderat dalam segala sesuatu, baik dalam konsep,keyakinan,ibadah , ahlak, dan prilaku,muammalah, maupun syariat.Allah menyebut manhaj sebagai jalan yang lurus (ash-shirat al-mustaqim), suatu manhaj yang berbeda dari jalan-jalan pemeluk berbagai agama dan falsafah lain,baik dari kalangan “orang -orang yang di murkai” mauppun dari kalangan “orang-orang tersesat”, dimana manhaj mereka tidak terlepas dari radikalisme maupun pengabain Sikap moderat(wasathiyah) merupakan salah satu kkarakteristik umum Islam, yaitu karakteristik mendasar yang digunakan Allah untuk menbedakannya dari ummat lainnya, Allah Swt. Berfirman dan demikian((pula) kami telah menjadikan kamu ummat penengah(pilihan), agar kamu menjadi saksi atas(perbuatan) manusia......(Al-Baqarah: 143)  Ia adalah ummat yang adil dan moderat , menjadikan saksi baik di dunia maupuan di akhirat, terhadap setiap penyimpangan ke kanan maupun ke kiri dan garis tengah yang lurus.
Kesimpulannya adalah pandangan islam terhadap  Radikalisme
Islam tidak mengakui anjuran agama-agama dan falsafah-falsafah untuk mengabaikan kehidupan spiritual dengan  menyiksa diri agar ruhani menjadi jernih dan meningkat serta pengabain urusan dunia demi urusan akhirat.  Islam telah mengajarkan  keseimbangan di antara semua ini.
Semoga Bermanfaat......  
 Wassalamu’alaikum wr.wb




Tidak ada komentar:
Write komentar